Kamis, 05 November 2015

Selayang Pandang TPQ As-Syafa'at

PERJALANAN TPQ ” AS - SYAFA’AT ” METODE AN-NAHDLIYAH 

A. PENDAHULUAN
   Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat pesat di seluruh pelosok dunia termasuk di Indonesia. Dan kemungkinan perkembangan itu terus berlanjut seiring dengan perkembangan manusia itu sendiri. Situasi dan kondisi semacam itu akan membawa perubahan fisik maupun pola pikir manusia yang selain berdampak positif juga berdampak negatif. Kenyataan yang terjadi bahwa segala daya dan upaya untuk mencapai kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kebanyakan hanya untuk mencukupi kebutuhan materi kehidupannya, sementara mereka lupa terhadap pembinaan kepribadian, akibat lebih lanjut adalah timbul kegoncangan dan kegelisahan rohani serta munculnya moralitas baru tanpa mengenal batas etika dan syariat.
   Sehubungan dengan hal tersebut diatas. Pada Tanggal 6 Pebruari 2002 didirikan TPQ Methode AN NAHDLIYAH - AS-SYAFA’AT di Masjid AS-SYAFA’AT Tambakwatu – Karangboyo – Cepu.

B. KEBERADAAN TPQ AS-SYAFA’AT
    Salah satu cara untuk menanamkan keimanan keislaman dan ketagwaan sejak dini adalah memberikan pelajaran AL Qur’an sejak anak masih usia kecil. Karena penanaman kecintaan terhadap Al Qur’an dan sekaligus juga kemampuan membacanya dengan baik dan benar adalah merupakan kebutuhan yang sangat mendesak, maka dengan ini TPQ AS-SYAFA’AT didirikan dengan segala keterbatasan dan kekurangan didalamnya dengan Visi ,Misi serta Tujuan dari pendiriannya.

C. VISI, MISI dan Tujuan TPQ AS-SYAFA’AT
VISI : Terbentuknya generasi Qur’ani
MISI :
1. Mangajarkan bacaan dan isi kandungan Al Qur’an
2. Menanamkan nilai – nilai ajaran Al Qur’an
3. Membekali santri untuk lebih memperdalam ajaran Islam pada jenjang selanjutnya.
TUJUAN : Secara singkat tujuan utama pendirian dan pengembangan TPQ adalah memberantas buta huruf Al Qur’an, dan mempersiapkan anak mampu membaca Al Qur’an dengan baik dan benar , memupuk rasa cinta terhadap Al Qur’an yang akhirnya menjadikan anak berahklaqul kharimah sebagaimana di cita-citakan sebelumnya.

D. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR
     Kegiatan belajar mengajar di TPQ AS-SYAFA’AT di selenggarakan setiap hari, kecuali hari Jum’at Libur bertempat di serambi Masjis AS-SYAFA’AT dengan rincian kegiatan belajar mengajar di mulai pukul 16.00 – 17.00 WIB, yang sebelumnya diadakan sholat Ashar berjama’ah.
    Adapun rincian pembagian alokasi waktu untuk setiap pertemuan adalah sebagai berikut : 
1.) Untuk Tutorial 1 : 10 Menit 
2.) Untuk Privat individual dan mapel tambahan : 40 Menit 
3.) Untuk Tutorial : 10 Menit 
    Adapun Mapel Tambahan yang diberikan berupa Tajwid, Tarikh, aqidah, Fiqh Tauhid serta hafalan surat pendek (Juz Amma’ ) dan Hafalan do’a sehari-hari dengan harapan tercipta generasi yang Qur’ani dan berahklak mulia. 

E. PERMASALAHAN DAN ALTERNATIF PEMECAHANNYA 
    Permasalahan yang sering muncul didalam TPQ AS-SYAFA’AT adalah Pendanaan dan penyediaan sarana dan prasarana hal ini disebabkan karena selama ini pengurus tidak memungut uang dari anak didik alias digratiskan.
    Adapun kedepannya pengurus berencana untuk pengadaan iuran sukarela bulanan untuk peserta didik TPQ dan mencari para dermawan untuk berkenan membantu menjadi donator, dengan harapan sedikit demi sedikit TPQ berbenah, termasuk didalamnya memberi uang lelah / bisyaroh pada Ustadz/dzahnya tiap bulannya.

F. MOTTO 
    ” Siapa yang di kehendaki Allah, pasti akan di beri kepahaman agama Allah SWT ” 

G. KHOTIMAH 
    Kita selalu berdo’a kepada Allah SWT, semoga dengan adanya iuran sukarela setiap bulan dan donator tetap TPQ, keberadaan TPQ AS-SYAFA’AT bisa istiqomah dan mendapat ridho dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala. AAAmiiin 
« Baca Selengkapnya »

Selasa, 03 November 2015

Pentingnya Pendidikan Pesantren

Pentingnya Pendidikan Pesantren
Ditengah carut marut dunia pendidikan di Indonesia, serta ditambah berderet kasus asusila, kriminal dan kasus yang lagi marak seperti foto dan video porno karya anak pelajar yang sangat mencoreng dunia pendidikan Indonesia. Hal ini pertanda gagalnya sistem pendidikan karakter bangsa Indonesia. Apa yang salah dengan sistem pendidikan kita? Mengapa bisa sedemikian parah wajah pendidikan di Indonesia?
Mungkin banyak lembaga pendidikan yang bisa dikatakan berhasil mendidik anak bangsa menjadi orang yang cerdas secara intelektualitas, tetapi gagal mendidik anak bangsa menjadi orang yang bermoral dan berkarakter.
Sebagian kita sering menganggap bahwa kemajuan pendidikan diukur dari segi kecerdasan otak saja. Sedangkan pendidikan moral dan akhlak yang menyangkut kepada pendidikan agama sangat kurang dan bahkan mungkin tidak terpikirkan. Inilah yang membuat karakter, akhlak dan moral anak bangsa hancur. Secara tidak langsung kita telah terjebak dalam pendidikan sekuler dan itulah hasilnya.
Pesantren sebagai solusi.
Dengan problematika tersebut,maka Indonesia perlu mengembangkan pola pendidikan asli dari Indonesia sendiri yaitu pendidikan ala pesantren. Karena pesantren telah terbukti mampu mencetak kader-kader bangsa yang lebih berkarakter dibanding lembaga pendidikan lainnya. Apalagi jika pesantren dikelola dan dikembangkan dengan baik serta didukung oleh pemerintah.
Sistem pengawasan dan pendidikan yang diterapkan di pesantren akan melatih anak didik untuk selalu disiplin dan terbiasa mematuhi aturan yang ada, jika aturan dilanggar, tentu harus ada sanksi yang diterima. Sudah banyak yang merasakan manfaat sistem pesantren ini. Memang ada yang gagal prosentasinya sangat kecil, karena tentu tidak semua benih yang ditanam akan berhasil.
Sistem pendidikan di negara-negara barat pun telah mengadopsi sistem pesantren dengan menerapkan sistem asrama bagi siswanya dengan pengawasan yang ketat, dan mereka pun berhasil. Sayangnya sistem pesantren ini hanya diadakan sampai tingat pendidikan menengah atas saja. Untuk tingkat pendidikan tinggi sistem pesantren ini belum banyak dikembangkan. Hal ini menyebabkan anak didik yang biasa terawasi menjadi lepas kendali setelah mereka masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Di Indonesia, pesantren identik dengan tempat pembuangan anak-anak bermasalah baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun sekitarnya. Demi menghilangkan image bahwa pesantren hanya untuk mendidik anak buangan, anak yang bandel atau anak yang telah rusak akhlaknya, selayaknya kita juga perlu mensosialisasikan pentingnya penerapan pendidikan pesantren untuk semua kalangan. Logikanya, jika anak bermasalah saja bisa dididik menjadi baik, apalagi anak yang baik tentu akan semakin menjadi baik jika mau bersekolah di pesantren
« Baca Selengkapnya »

Profil Singkat MDT Bada Arriyadl

Madrasah Diniyah Takmiliyah Bada Arriyadl
Madrasah Diniyah (Madin) Bada Arriyadl adalah sekolah khusus ilmu agama yang merupakan salah satu program unggulan Yayasan Naja Ali Tambakwatu. Adanya program madrasah diniyah yang menjadi program wajib bagi seluruh santri ini menunjukkan bahwa Yayasan Naja Ali adalah Pendidikan Salaf.
 
PROFIL SINGKAT MADIN BADA ARRIYADL
  • Nama Madrasah Diniyah
Madrasah Diniyah ini bernama ”BADA ARRIYADL” yang didirikan pada Rabu Kliwon tanggal 18 September 2013 di Tambakwatu Rt. 01 Rw. 02 Kelurahan Karangboyo Kecamatan Cepu Kabupaten Blora.
  1. Dasar Pemikiran Madin ‘Bada Arriyadl’ adalah :
  2. Al-Qur’an, Al-Hadits dan pendapat para ulama’ terdahulu
  3. Pengarahan dari dewan Pembina
  • Aqidah
Madin ‘Bada Arriyadl’ beraqidah islam ‘ala ahlussunnah wal jama’ah, yang di maksud ahli sunnah adalah amalan islam yang bersumber pada Al-Qur’an, Al-Hadits, Ijma’ dan Qiyas
  • Visi dan Misi
  1. Visi
Terbentuknya Santri didik yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, berpengetahuan luas, mengamalkan ilmu agama dan mempunyai dedikasi yang tinggi.
  • Misi
  1. Mencetak generasi penerus yang bertaqwa, soleh/solehah, cerdas trampil, kreatif, mandiri dan berahlakul karimah.
  2. Menanamkan penghayatan pengamalan Agama islam sedini mungkin kepada santri.
  3. Mengajarkan ajaran ahlusunah wal jamaah.
  4. Mencetak santri yang berwawasan luas yang berpegang teguh pada tatanan hukum islam Maupun hukum-hukum pemerintahan.
  • MOTTO
”Khoirun Nasi Anfa’uhum Linnas.”

STRUKTUR KEPENGURUSAN
MADIN ‘BADA ARRIYADL’
TAMBAKWATU KARANGBOYO CEPU

Pelindung        : Kepala Kelurahan Karangboyo
Penasehat        : 1.Gunadi
2.Kasiyanto,SE
Ketua              : Maksum, S.Pd.I
Sekretaris        : Muifatul Chasanah
Bendahara       : Lilik Sutrisno
Seksi-Seksi
  1. Pendidikan Koordinator : Rusdiono,S.PdI
Anggota                      : A.M Niam Albar
Anggota                      : Lutfatun Maimunah
  1. Humasy Koordinator : Mohtadi
Anggota                      : Siti Julaelatin
Anggota                      : Puji Astutik
Di Tetapkan : di Karangboyo
Karangboyo, 22 Nopember 2014
Pengurus Madin ‘Bada Arriyadl’
Tambakwatu – Karangboyo – Cepu – Blora
Ketua                                                     Sekretaris

Maksum, S.Pd.I                                    Muifatul Chasanah

DAFTAR GURU / PENGAJAR MADIN
‘BADA ARRIYADL’
TAMBAKWATU KARANGBOYO CEPU

NO NAMA TTL MENGAJAR (dlm 1 minggu) MAPEL
1 Maksum, S.Pd.I Bojonegoro, 16 Mei 1977 3 kali Tauhid
2 Suyahmin, S.PdI Blora, 12 Agustus 1983 3 kali Al-Qur’an, Tareh
3 Muifatul Chasanah Blora, 9 Januari 1991 2 kali Khot
4 Saidah Rembang, 20 November 1979 1 kali Tajwid
5 Lutfatun Maimunah Blora, 12 Mei 1994 1 kali Fiqih
6 Siti Marfuah Blora, 22 Oktober 1964 1 kali Bhs. Arab
7 Siti Julaelatin Blora, 10 Desember 1982 1 kali Aqidah Akhlaq
« Baca Selengkapnya »